Sebelumnya kita sudah membahas penalaran deduktif secara langsung. Kali ini kita akan membahas penalaran deduktif secara tidak langsung. Terdiri dari lima, yaitu Silogisme Kategorial, Silogisme Hipotesa, Silogisme Alternatif, Silogisme Entiment dan Rantai Deduksi. Perlu diketahui format dalam Silogisme Kategorial, Silogisme Hipotesa, dan Silogisme Alternatif :
1. Premis umum : Premis Mayor (My)
2. Premis khusus remis Minor (Mn)
3. Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)

Berikut contoh kalimat :

1. Silogisme Kategorial

Silogisme kategorial merupakan proses penalaran yang mengggabungkan dua proporsisi yang berlainan untuk menarik suatu kesimpulan. Contoh kalimat :
(My) : Semua binatang tidak memiliki akal.
(Mn) : Kera adalah binatang.
(K)   : Kera tidak memiliki akal.

(My) : Semua mall mempunyai kamar mandi yang bagus.
(Mn) : Ambasador adalah mall.
(K)   : Ambasador mempunyai kamar mandi yang bagus.


2. Silogisme Hipotesa
Silogisme hipotesa merupakan silogisme yang premis mayornya berproporsisi kondisional hipotesis (pengandaian).
Contoh kalimat :
(My) : Kalau saya lulus kuliah, saya akan mendapat gelar.
(Mn) : Saya lulus kuliah.
(K)   : Jadi saya mendapat gelar.

(My) : Jika Alvin mendapat nilai bagus, berarti Alvin belajar.
(Mn) : Alvin mendapat nilai bagus.
(K)   : Jadi Alvin belajar.

3. Silogisme Alternatif
Silogisme alternatif merupakan silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proporsisi alternatif.
Contoh kalimat :
(My) : Husni seorang drummer atau keyboardist.
(Mn) : Husni seorang keyboardist.
(K)   : Husni bukan seorang drummer.

(My) : Aqua adalah merk air atau makanan.
(Mn) : Aqua adalah merk air.
(K)   : Aqua bukan merk makanan.

4. Silogisme Entiment
Silogisme entiment adalah silogisme yang tidak mempunyai premis mayor.
Contoh kalimat :
  • David adalah seorang yang pandai memainkan keyboard karena David adalah seorang keyboardist.
  • Safik adalah seorang yang tampan karena Safik seorang model.
5. Rantai Deduksi
Rantai deduksi adalah kumpulan dari seluruh penalaran deduksi baik yang langsung maupun tidak langsung.
 Contoh kalimat :

- Orang yang sehat gemar berolahraga. 
   Sebagian yang sehat gemar berolahraga. 
   Andreas mempunyai badan yang sehat.
   Jadi Andreas gemar berolahraga.
   Karena dengan berolahraga dapat memiliki badan yang sehat.

- Kenny G adalah pemain saxophone.
  Jadi Kenny G adalah seorang musisi.
  Jika dihadiahi saxophone maka Kenny G akan senang.
  Kenny G dihadiahi sebuah saxophone.
  Maka Kenny G  senang sekali.

2 Comments:

  1. vanessa huang cie said...
    Bandar Judi Bola, Live Casino, Agen Poker & Live Game Terbaru dan Terpercaya di Asianbola77
    Gampang Daftar, Gampang Main dan Gampang Menangnya..

    1 USER ID UNTUK SEMUA PERMAINAN :
    - SPORTBOOK
    - LIVE CASINO
    - POKER
    - SLOT GAME
    - LIVE GAME

    Segera Bergabung Bersama Kami di Asianbola77
    Promo Menarik Dari Asianbola77
    - Minimal Deposit Rp 25.000
    - Minimal Withdraw Rp 50.000
    - BONUS NEW MEMBER SPORTBOOK 100%
    - BONUS DEPOSIT HAPPY HOUR 09:00 - 21:00 WIB
    - BONUS CASHBACK UP TO 15%
    - BONUS LIVECASINO UP TO 0,8%
    - BONUS ROLLINGAN POKER 0,3%
    - BONUS REFFERAL 2.5%
    Contact Us Now :
    ?? Wechat : Asianbola77
    ?? BBM : DC8820C7
    ?? Wa : +6281244043118
    ?? Line : Asianbola77
    ?? Link Pendaftaran : lc.chat/now/9325575/
  2. yosep said...
    waw sangat berguna sekali penalaran deduktif ini ya!

    ini aku bagiin juga deh informasi yang ga kalah menariknya!

    http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/05/24/shopee-targetkan-1-juta-order-per-hari-di-puncak-big-ramadhan-sale-2018

Post a Comment



Newer Post Older Post Home

Statistic

tomebuck's blog. Powered by Blogger.

Please look around this blog, make yourself as comfortable as possible, and DON'T FORGET TO GIVE A COMMENT :)